Info

Cara Mencegah Tertular Virus Corona Yang Mewabah

Ribuan orang terkena wabah Coronavirus dan telah menelan ribuan korban di dunia. dan bagaimana cara mencegah tertular virus corona. Untuk tidak terjangkit infeksi penyakit yang lagi mewabah ini, maka biasakan hidup sehat dari sekarang, paling utamanya sesering cuci tangan dengan sabun.

Adapun penyebab Coronavirus ini jenis baru sebagai penyebab wabah dan disebut dengan novel coronavirus 2019 (2019-nCoV). Golongan penyakit ini sama dengan virus penyebab Middle-East respiratory syndrome MERS dan Severe acute respiratory syndrome yang lebih dikenal SARS.

Agar tidak tertular Virus CoronaC

Virus jadi pandemi dan penyebarannya sangat cepat antar manusia dari percikan dahak, ludah, bersin yang terpapar virus Corona.

Gejala yang timbul apabila terinfeksi virus Corona, maka sebagian besar ada kemiripan ketika sedang flu, batuk dan pilek. Setelah terserang virus Corona, seseorang mengalami sesak napas yang diakibatkan infeksi pada paru-paru atau pneumonia.

Sampai bulan Maret 2020 belum ada anti virus yang sanggup menangkal virus Corona. Apabila ada yang terserang infeksi virus Corona, maka harus dirawat secepatnya di Rumah sakit yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah dan pusat.

Cara Mencegah Tertular Virus Corona

Senantiasa kita agar tidak terserang wabah virus Corona, dari sekarang biasakan hidup sehat dengan meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Imun tubuh yang kuat akan dapat menangkal infeksi Corona, misal dengan tidur yang cukup, mengkonsumsi curcuma (Jamu) dan makanan sehat lainnya. Lebih lengkapnya berikut ini cara mencegah tertular Virus Corona (Korona) adalah:

1. Sering mencuci tangan

Meskipun tidak dalam kondisi penyebaran virus Corona, cuci tangan yang benar sangat dianjurkan untuk kesehatan, apalagi saat ini. Mencuci tangan sebagai tindakan yang efektif mencegah penyebaran virus 2019-nCoV.

Mencuci tangan yang dianjurkan dengan air mengalir dan sabun, selama 20-25 detik. Bagian yang dicuci keseluruhan bagian telapak tangan, punggung tangan, kuku dan sela-sela jari tangan.

Bagaimana apabila tidak ada air dan sabun?, maka bersihkan tangan dengan hand sanitizer yang sudah tersedia di apotek.

Cuci tangan biasanya apabila anda akan makan dan habis makan, telah menggunakan toilet, telah menyentuh hewan, membuang sampah, setelah batuk dan bersin. Bagi ibu yang sedang menyusui, cuci tangan sebelumnya.

2. Menghindari berbagi alat atau barang

Adapun penyebaran virus Corona dari barang atau peralatan yang digunakan bersama, ada baiknya kurangi menggunakan barang bersama. Media yang sering digunakan bersama sebagai media menularnya virus dari orang yang sudah terjangkit.

Untuk mencegah tertular virus Corona apabila terlanjur sering menggunan barang bersama, cucilah tangan secepatnya dengan air mengalir dan sabun atau dengan hand sanitizer.

3. Etika ketika batuk dan bersin

Sebelum dan ketika merebaknya virus Corona, banyak orang yang tidak mengetahui etika bersin dan batuk ketika sendiri dan banyak orang. Jangan menutup batuk dengan tangan, itu tidak baik. Sekarang apabila batuk, tutuplah dengan tisu, apabila tidak membawa tisu cukup dengan menggunakan siku.

Jangan menyentuh wajah, mengucek mata. Buang tisu pada tempat sampah setelah anda gunakan dan cuci tangan dengan sabun. Apabila menggunakan siku, maka ketika mandi, cucilah baju secepatnya untuk mengilahkan kuman dan bersin.

4. Jarak aman 1 meter

Jarak aman ketika belanja, berobat dan lainnya 1 meter dianjurkan, agar resiko terjangkit irus corona COVID-19 dapat diminimalisir. Karena virus Corona menjangkit antar manusia karena sering berdekatan dan ada paparan cairan ludah, bercak dahak saat berbicara.

Ikuti social distancing, meskipun di Indonesia yang kental dan terkenal dengan kearifan lokalnya. Tetapi sekarang untuk mengindari penyebaran virus corona, maka kontak langsung sangat dihindari.

5. Hindari kontak langsung dengan hewan

Virus korona diduga dari hewan ke manusia, ada baiknya hindari kontak langsung dengan hewan, apalagi hewan sudah terpapar virus. Apabila anda memiliki hewan peliharaan, untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, maka gunakan masker saat menyentuh hewan dan sesudahnya cuci tangan dengan sabun.

6. Gunakan pelindung berupa masker

Sebelum penyebaran virus 2019-nCoV, masker di apotek stok melimpah, tetapi sekarang penjualan masker yang pesat mengakibatkan untuk mendapatkan 1 masker saja sangat susah atau kosong. Adapun masker di pedagang diemperan dengan harga yang sangat mahal, berkali-kali lipat, namun apa daya kita membutuhkan untuk pelindungan.

Masker yang beredar dan sering digunakan untuk mengantisipasi terpapar virus korona, adalah masker bedah dan masker N95.

Masker bedang lebih dikenal dengan surgical mask dan sekali pakai hingga 4-6 jam saja, seperti dikatakan di atas sebelum virus Corona menjangkit manusia sangat mudah dan banyak orang yang mengunakan untuk sehari-hari.

Adapun cara mengunakan masker yang benar adalah pada sisi masker yang berwarna menghadap ke luar, dan sebaliknya bagian putih menutupi hidung, mulut. Pada bagian atas masker dekat hidung bisa disesuaikan.

Sebenarnya pengguna masker khusus untuk orang yang sedang sakit saja, agar penyakit tidak menyebar kemana-mana. Tetapi yang sehatpun banyak yang menggunakan masker bedah ini, alasanya untuk antisipasi virus corona.

Masker N95 sangat baik dan dirancang tepat untuk menyaring partikel dari udara terutama mencegah infeksi corona, namun dipasaran harga masker N95 sangat mahal, maka orang yang berduit saja yang mampu beli.

Bagaimana cara melepas masker setelah digunakan?, untuk menghindari infeksi virus maka jangan menyentuh bagian depan, karena dibagian depanlah kuman berada. Lepas masker dari bagian tali belakang dulu dan buanglah ke tempat sampah. Cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer agar tangan terbebas dari kuman yang menempel.

7. Meningkatkan daya tahan tubuh

Biasakan olahraga rutin meskipun sedang di rumah saja, dan berjemur pada sinar matahari pagi yang menghasilkan sinar UV (ultraviolet )sekaligus memenuhi kebutuhan Vitamin D pada tubuh.

Untuk menjaga daya tahan tubuh, maka konsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, sayuaran dan makan berprotein, seperti ikan, telur dan daging.

8. Tahan dulu ke negara yang terjangkit

Beberapa negara yang terjangkit Virus Corona, seperti Tiongkok, Taiwan, Hongkong, Malaysia, Singaura, Filipina, Thailand, Jepang, Korea Selatan, Iran, India, Amerika Serikat dan benua Eropa.

Masih banyak lagi negara yang terpapar Virus Corona, maka untuk saat ini jangan bepergian dulu ke negara yang terinfeksi di atas tadi.

9. Ikuti rapid test corona

Jangat takut apabila pemerintah bersama intansi kesehatan daerah melakukan rapid test, ikuti sesuai prosedur, karena dengan test ini bisa mengetahui seseorang terjangkit corona tidaknya.

Apabila anda mengalami gangguan pernapasan yang diakibatkan flu, pilek, batuk dan demam selama 2 minggu setelah kontak langsung dengan orang yang terjangkit maka segeralah periksa ke dokter.

Sumber : https://www.alodokter.com/ketahui-cara-untuk-mencegah-penularan-virus-corona